Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Kopka Azmiadi Gadai Motor demi Sewa Alat Berat untuk Urai Kemacetan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Lulusan SD Sukses Jadi Juragan Antena, Dulu Hidup Susah Kini Punya 13 Rumah

Rabu, 09 November 2022 | 16:38 WIB
  • author Winditry
Kisah Lulusan SD Sukses Jadi Juragan Antena, Dulu Hidup Susah Kini Punya 13 Rumah
Kisah Lulusan SD Sukses Jadi Juragan Antena, Dulu Hidup Susah Kini Punya 13 Rumah dan Puluhan Karyawan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsCirebon.id - Warga Indonesia tengah dihebohkan dengan kebijakan migrasi dari TV analog ke siaran digital atau Analog Switch Off (ASO) di wilayah Jabodetabek. Migrasi tersebut telah dimulai sejak Rabu (2/11/2022) pukul 24.00 WIB. Hal ini membuat sejumlah masyarakat resah dan mengeluh.

Bagimana tidak, bagi banyak orang, TV adalah hiburan paling mudah dan murah. Tetapi, adanya ASO membuat hiburan tersebut menjadi hilang dan timbul protes dari sejumlah warga. Salah bentuk protesan tersebut lantaran warga harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli Set Top Box (STB) agar bisa kembali menonton TV.

Meski demikian, ternyata ada kisah inspiratif dari seorang pengusaha antena di Surabaya. Ia bernama Lasiman. Beberapa tahun lalu tepatnya tahun 2015 silam, Lasiman melihat masih banyak warga yang membutuhkan antena. Sebab, TV kabel kadang tidak menayangkan beberapa stasiun televisi nasional.

’’Banyak TV warga Surabaya yang punya dua saluran. Satu TV kabel, satu TV antena,’’ ujar pria yang kerap disapa Lasiman Muhammad Nursal dibeberapa tahun lalu.

Kemahirannya di bidang elektronika membuat ia lancar mengutak-atik dan melakukan percobaan membuat antena.

Sebelumnya, ia sempat berjualan kacamata 3D dijual dengan harga Rp3000 per buah. Saat itu, stasiun TV swasta nasional, RCTI dan SCTV, menayangkan siaran yang khusus ditonton dengan kacamata 3D.

Hingga pada 1997, Lasiman belajar membuat antena TV. Bisnis inilah yang menjadi cikal bakal produk Ante Radar, nama perusahaan miliknya. Dari hasil kerja kerasnya tersebut, Lasiman berhasil memiliki setidaknya 13 rumah dan memberdayakan puluhan warga sekitar.

Editor: Windi Trikusumawati

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut