Prabowo Soroti Payung Hukum Sishankamrata

Fahreza Rizky
.
Jum'at, 18 Juni 2021 | 13:15 WIB
Menhan Prabowo Subianto mengusulkan dokumen hasil Konfernas Sishankamrata Abad ke-21 dapat dijadikan UU. (Foto: Kemhan)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan Konferensi Nasional (Konfernas) Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) Abad ke-21 menghasilkan dokumen strategis. Dokumen itu nantinya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Prabowo mengatakan dokumen strategis Sishankamrata Abad ke-21 ini cukup membanggakan.

"Konferensi ini pada awalnya ditujukan untuk menghasilkan suatu dokumen strategis Sishankamrata untuk bangsa Indonesia di abad ke-21. Alhamdulillah setelah saya pelajari dan koreksi, saya dapat melaporkan ke Bapak Wakil Presiden, Bapak Menko Polhukam, dan juga akan saya laporkan ke Bapak Presiden Republik Indonesia bahwa produk yang dihasilkan oleh konferensi ini cukup membanggakan," ucap Prabowo dilihat dalam YouTube Wakil Presiden, Jumat (18/6/2021).

Mantan Danjen Kopassus itu menuturkan dokumen strategis Sishankamrata yang telah dihasilkan oleh Konfernas ini sangat aktual dengan kondisi abad ke-21. Materi dalam dokumen tersebut dapat menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi para pelaksana dan penanggung jawab pertahanan negara.

"Karena itu, kami menyarankan kepada pimpinan nasional melalui Menko Polhukam, setelah produk strategis ini dipelajari oleh Menko Polhukam dan Wakil Presiden serta staf kepresidenan, mungkin juga menteri-menteri terkait, disarankan produk ini dapat berbentuk atau dapat diolah menjadi undang-undang bagi negara kita," ucap Prabowo.

"Sehingga produk ini dapat digunakan sebagai pegangan oleh semua institusi dan semua lembaga-lembaga kenegaraan," ujarnya.

Prabowo berujar Konfernas Sishankamrata Abad ke-21 berlangsung selama lima hari, mulai dari 14 hingga 18 Juni 2021. Namun sebelum acara ini dimulai sudah ada kelompok kerja yang sudah membahas rancangan dokumen strategis tersebut.

Konfernas Sishankamrata Abad ke-21 menghadirkan pembicara lintas institusi mulai dari perwakilan Kemhan, Mabes TNI, Mabes TNI AD, AL, AU, Mabes Polri, kementerian/lembaga (K/L), pemerintah daerah, perguruan tinggi hingga kalangan industri pertahanan.

Prabowo menyoroti payung hukum Sishankamrata di Indonesia masih sangat terbatas dan bahkan 'jadul.' Karenanya, dokumen strategis yang dihasilkan dari Konfernas Sishankamrata Abad ke-21 ini sangat relevan untuk diaktualisasikan pada kondisi saat ini dan yang akan datang.

Konfernas Sishankamrata Abad ke-21 merumuskan sub-sistem doktrin Hankamrata, strategi Hankamrata, dan postur Hankamrata menghadapi ancaman militer, ancaman nonmiliter, dan ancaman hibrida.

Sishankamrta merupakan paradigma pertahanan dan keamanan negara agar lebih mampu menghadapi dinamika ancaman militer, nonmiliter, dan hibrida dengan mengintegrasikan seluruh sumber daya nasional. Usai memberikan sambutan, Prabowo lalu memberikan dokumen strategis Konfernas Sishankamrata Abad ke-21 kepada Wapres Ma'ruf Amin dan Menko Polhukam Mahfud MD.
 

 

Editor : Miftahudin

Follow Berita iNews Cirebon di Google News

Bagikan Artikel Ini