Heboh Muhammad Said Fikriansyah Dituding Hacker Bjorka, Pengacara ini Siap Dampingi

Dede Kurniawan
.
Kamis, 15 September 2022 | 08:37 WIB
RD Reza Pramadia SE, SH, CTA (kiri) dari kantor hukum Kresna Law menyatakan siap untuk mendampingi Said. (Foto: Istimewa)

KOTA CIREBON, iNews.id - Heboh Muhammad Said Fikriansyah dituding Hacker Bjorka, Pengacara ini siap dampingi. Kantor hukum Kresna siap dampingi Said, remaja yang dituduh Hacker Bjorka

Muhammad Said Fikriansyah atau yang akrab disapa Said remaja yang dituduh Hacker Bjorka mengaku khawatir akan keselamatan dirinya setelah dituding sosok dibalik Hacker Bjorka yang kini menjadi perbincangan masyarakat luas.

Untuk memberikan pendampingan hukum probono (tidak dipungut biaya), kantor hukum Kresna Law menyatakan siap untuk mendampingi Said. Hal ini disampikan RD Reza Pramadia SE, SH, CTA yang didampingi Moch. Johan SH saat dikonfrimasi, Kamis (15/9/2022).

"Adanya pemberintaan di media, yang menyebutkan kalau remaja Cirebon yang dituduh menjadi Hacker Bjorka, kami dari Kresna Law menyatakan prihatin atas tudingan ini, untuk itu kami juga siap untuk memberikan pendampingan hukum," ujar Reza Pramadia.

Reza Pramadia atau yang akrab disapa Kang Reza juga meminta pihak Kepolisan untuk segera turun tangan menangani kasus tuduhan ini. Jika menuduh tanpa bukti, berarti dapat dikatakan tuduhan itu tidak berdasar. Dalam hal ini tuduhan tersebut termasuk fitnah.

"Fitnah sendri diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum PIdana (KUHP) Pasal 311 dengan ancaman hukuam maksimal 4 tahun kurungan," tandasnya.

Sebelumnya, remaja putus sekolah yang dituding Hacker Bjorka diketahui bernama Muhammad Said Fikriansyah remaja berusia 17 tahun ini merupakan warga Desa Klayan, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon yang dituding oleh Voltcyber-V2. 

Said mengaku sempat meminta perlindungan kepada pihak Kepolisian dari Polres Cirebon Kota melui DM di akun Instagram pribadinya. Tidak hanya itu, Said juga berusaha untuk mencari nomer wartawan agar bisa meluruskan kabar tidak benar ini.

Atas pemberitaan tidak benar ini Said mengaku sempat shock. Remaja putus sekolah dan kini melanjutkan di pendidikan non formal atau kejar Paket C hanya bisa pasrah terhadap permasalahan yang dihadapinya ini.

Editor : Miftahudin

Follow Berita iNews Cirebon di Google News

Bagikan Artikel Ini