CIREBON, iNewsCirebon.id– Festival Literasi dan Historia Bea Cukai Tahun 2026 mengungkap panjangnya sejarah perdagangan dan kepabeanan di Cirebon yang telah berkembang jauh sebelum kedatangan VOC. Kegiatan yang digelar Kantor Bea Cukai Cirebon, Kamis (15/10/2026), ini mengajak peserta menelusuri jejak sejarah melalui literasi dan kunjungan langsung ke sejumlah lokasi bersejarah.
Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Koen Rachmanto, mengatakan festival tersebut menjadi upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus menggali sumber sejarah melalui kolaborasi dengan berbagai instansi, lembaga pendidikan, dan pemerhati sejarah.
Peneliti sejarah Endang Kusumasari menjelaskan, Cirebon telah menjadi kawasan perdagangan penting sejak masa lampau. Catatan sejarah menyebut pelabuhan Cirebon berkembang sekitar 1373. Jejak aktivitas kepabeanan dapat ditelusuri di kawasan Pelabuhan Muara Jati, termasuk wilayah Pabean Kulon dan Pabean Wetan. Pada masa itu, Ki Gedeng Tapa dikenal berperan sebagai syahbandar yang mengatur aktivitas perdagangan pelabuhan.
Selain menelusuri sejarah kepabeanan, peserta mempelajari perkembangan perdagangan dan komunikasi di Cirebon, termasuk pemanfaatan telegraf untuk mendukung arus logistik. Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan ke Kantor Bea Cukai lama, pengenalan koleksi koin perak dan emas, serta kawasan Gedung British American Tobacco (BAT).
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
