CIREBON, iNewsCirebon.id– Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya bergantung pada sistem operasional, tetapi juga kesiapsiagaan petugas di lapangan. Di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon, petugas penjaga perlintasan menjadi salah satu unsur penting dalam mencegah kecelakaan serta melindungi pengguna jalan.
KAI Daop 3 Cirebon terus memperkuat standar keselamatan di perlintasan sebidang, termasuk meningkatkan kompetensi petugas yang setiap hari bertugas memastikan jalur kereta api dalam kondisi aman sebelum perjalanan kereta melintas.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan penjaga perlintasan merupakan petugas garis depan yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat.
“Penjaga pintu perlintasan merupakan frontliner yang sangat penting. Mereka menjadi salah satu unsur yang berperan langsung dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat pengguna jalan,” ujar Muhibbuddin.
Berdasarkan data KAI Daop 3 Cirebon, terdapat 178 perlintasan sebidang di wilayah operasionalnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 titik dijaga petugas KAI, 20 titik dijaga petugas dinas perhubungan, 58 titik dijaga masyarakat secara swadaya, sedangkan 45 titik lainnya belum memiliki penjagaan.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
