CIREBON, iNewsCirebon.id– Suasana kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, mendadak ramai menjelang pagi. Seorang pria berinisial AN (53), warga Kota Cirebon, diamankan warga dan polisi setelah diduga terlibat pencurian handphone milik peziarah, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 04.57 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Blok Pekauman, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati.
Informasi mengenai dugaan pencurian itu pertama kali disampaikan warga kepada petugas kepolisian yang saat itu tengah melaksanakan patroli di kawasan kompleks makam.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Bersama warga, polisi kemudian mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.
Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin mengatakan, kecepatan warga dalam menyampaikan informasi membuat petugas dapat segera mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang segera menghubungi petugas ketika mengetahui adanya dugaan pencurian, sehingga personel yang sedang berpatroli dapat langsung datang dan melakukan pengamanan,” ujar Qomaruddin.
Dari pengamanan tersebut, polisi turut menemukan dua unit handphone masing-masing merek Vivo dan Xiaomi. Kedua telepon genggam itu kemudian diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Lexy warna hitam tanpa nomor polisi yang berada dalam penguasaan AN.
Selain itu, petugas turut membawa sebuah tas selempang warna cokelat dan dompet warna hitam. Di dalamnya terdapat sejumlah barang dan dokumen, termasuk STNK sepeda motor.
AN bersama seluruh barang yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Gunung Jati. Polisi melakukan pemeriksaan untuk mendalami rangkaian kejadian sekaligus memastikan kepemilikan barang-barang yang ditemukan.
Namun, sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut, AN terlebih dahulu mendapatkan penanganan medis. Pasalnya, pria tersebut mengalami luka setelah menjadi sasaran amukan massa.
Petugas kemudian membawanya ke Puskesmas Suranenggala untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan. Setelah penanganan medis, proses pemeriksaan kepolisian dilanjutkan.
Kapolsek menegaskan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polisi akan mendalami keterangan saksi, barang bukti, serta keterkaitan barang-barang yang diamankan dengan dugaan pencurian handphone milik peziarah.
Di sisi lain, polisi mengingatkan para peziarah yang datang ke kawasan Makam Sunan Gunung Jati agar tidak lengah membawa barang berharga, terutama saat kondisi kawasan ramai.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas apabila melihat aktivitas mencurigakan. Polisi mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
