Muhibbuddin menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus bentuk kepedulian KAI kepada masyarakat. Kehadiran anak-anak yatim penghafal Al-Qur'an diharapkan membawa keberkahan serta menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan rasa syukur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"KAI akan terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang mengedepankan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu. Semoga setiap doa yang dipanjatkan hari ini menjadi wasilah kebaikan, menghadirkan keberkahan bagi seluruh perjalanan kereta api, serta menjadikan setiap langkah pengabdian insan KAI selalu berada dalam lindungan Allah SWT," tutup Muhibbuddin.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 3 Cirebon ingin menegaskan bahwa keberhasilan layanan transportasi tidak hanya dibangun oleh inovasi, teknologi, dan profesionalisme, tetapi juga oleh nilai-nilai spiritual, kepedulian sosial, serta doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan. Dengan semangat tersebut, KAI berharap setiap perjalanan kereta api tidak hanya mengantarkan penumpang ke tujuan, tetapi juga membawa rasa tenang, keberkahan, dan keselamatan bagi semua.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
