CIREBON, iNewsCirebon.id - Video yang menunjukkan ratusan potongan kertas diduga berasal dari uang rupiah asli kini menjadi perbincangan warga di Kabupaten Bekasi. Cacahan berwarna merah dan biru yang menyerupai pecahan uang Rp100.000 dan Rp50.000 terlihat berserakan di sebuah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, pada akhir Januari 2026.
Rekaman video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @sahabatpedulilingkungan, kemudian cepat menyebar di berbagai platform media sosial sehingga menarik perhatian publik. Dalam klip tampak pecahan kertas tersebar di area tanah dan sejumlah karung putih yang ditinggalkan di lokasi TPS liar tersebut.
Menanggapi temuan itu, Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya bersama tim gabungan telah turun langsung memeriksa lokasi. Hasil awal pemeriksaan menunjukkan bahwa potongan kertas tersebut memang merupakan uang rupiah asli yang telah dicacah.
Lokasi Tempat Pembuangan Sampah liar itu berada tak jauh dari kawasan TPST Bantargebang, namun merupakan lahan milik pribadi warga setempat. Tim DLH saat ini terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup untuk menelusuri asal-usul uang yang diduga telah dihancurkan tersebut.
Pihak DLH juga akan bekerja sama dengan aparat setempat untuk menyelidiki siapa yang membuang cacahan uang itu dan tujuan di balik pembuangan tersebut. Penanganan temuan ini menjadi sorotan karena melibatkan dugaan kerugian negara jika uang yang ditemukan benar-benar merupakan uang asli yang sah.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
