Meski begitu, Alvin menegaskan bahwa dapur selalu melakukan pencucian bahan sebelum dimasak.
"Mungkin ada yang terlewat. Tapi kami akan perketat lagi pengawasan dan meningkatkan kualitas," katanya.
Pihak Dinas Kesehatan Kota Cirebon telah mengambil sampel makanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Untuk sementara, menu yang sudah terlanjur dikirim diminta tidak dikonsumsi terlebih dahulu.
Dapur SPPG Kalijaga 2 diketahui menyalurkan sekitar 3.300 porsi makanan setiap hari ke 14 sekolah, termasuk 470 porsi ke SDN Argapura.
Hingga kini, hasil pemeriksaan laboratorium masih menunggu.
Editor : Rebecca
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
News Update
