SUKABUMI, iNewsCirebon.id - Kisah Pak Empan Supandi, seorang guru honorer dari Jampang Tengah, Sukabumi, viral di media sosial (medsos).
Dalam postingan yang diunggah akun @folkative di Instagram, ditulis bahwa Pak Empan Supandi berjalan kaki 12 kilometer setiap hari hanya untuk mengajar di MTs Thoriqul Hidayah.
Selama 14 tahun mengajar, penghasilannya hanya sekitar Rp200.000 per bulan.
Awalnya ia mengajar olahraga secara otodidak, kemudian juga mengajar sejarah budaya Islam, kewarganegaraan, dan bahkan Bahasa Inggris.
Kisahnya sampai ke telinga Dedi Mulyadi, yang kemudian membantunya membangun rumah senilai Rp100 juta dan memberikan Rp5 juta sebagai modal untuk berjualan sayur.
Bantuan lain juga diberikan, mulai dari sembako, uang tunai, hingga sepeda motor.
Netizen ramai mengomentari kisah perjuangan Pak Empan Supandi sebagai guru honorer:
@indybarends........................dan ini dianggap beban negara
@she_nindy..........................Pak Empan, sehat selalu ya Pak. Nanti bapak akan jadi salah satu saksi para pejabat negeri ini di hadapan ALLAH pak.
@asa_living..........................Inilah yang mustinya bergaji paling tinggi, makin terasa kan dunia itu semua serba kebalikan? Ya Allah
@ulil.endah........................Pantas dibayar 50juta pak guru
Editor : Miftahudin
Artikel Terkait