Rahardjo Djali Pastikan Tidak Ada Kerusakan Parah Pasca Perang Batu

Dede Kurniawan
Rahardjo Djali dengan gelar Sultan Aloeda II sebagi Sultan Kasepuhan memberi keterangan mengenai keadaan keraton pasca perang batu kemarin, Rabu (25/8/2021) ( Foto : Istimewa )

KOTA CIREBON, iNews.id - Pasca kejadian perang batu di lingkungan Keraton Kasepuhan Cirebon, Rabu (25/8/2021). Sultan Aloeda II (Rahardjo Djali) langsung melakukan pemeriksaan terhadap kerusakan terhadap Cagar Budaya tersebut, Kamis (26/8/2021).

Dari hasil penelusuran dapat dipastikan kondisi Keraton Kasepuhan sekarang ini kondusif. Diakuinya memang ada kerusakan namun tidak terlalu berat.

"Setelah di periksa tidak ada kerusakan yang parah, ada bangunan yang pecah gentengnya, tapi tidak terlalu parah, paling pot pecah," ujar Rahardjo.

Sementara itu, di umah kulon, Rahardjo memastikan tidak ada kerusakan yang berarti.

Rahardjo memastikan akan melaporkan kepada pihak kepolisian terkait insiden parang batu ini, dan dirinya juga memastikan kalau yang memulai insiden kemarin adalah pihak dari dalam Kraton Kasepuhan.

"Kalau laporan ke polisi pasti, tapi nanti kita akan mengumpulkan dulu bukti-bukti," tambahnya.

 

Editor : Miftahudin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network