get app
inews
Aa Text
Read Next : Wapres Gibran Tinjau Pasar, Sekolah Rakyat, dan Cek Kesehatan Gratis di Cirebon

FAC Cirebon Seleksi Pengurus Baru, Usung Semangat Avengers Initiative Lahirkan Generasi Pelopor

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:04 WIB
header img
Forum Anak Kota Cirebon (FAC) mulai menyiapkan regenerasi kepengurusan periode 2026–2028. Mengusung tema “Avengers Initiative: Assemble for Our Future”, . Foto : Guilo

CIREBON, iNewsCirebon.id— Forum Anak Kota Cirebon (FAC) mulai menyiapkan regenerasi kepengurusan periode 2026–2028. Mengusung tema “Avengers Initiative: Assemble for Our Future”, proses rekrutmen, seleksi, dan pembekalan calon pengurus digelar di Aula DP3APPKB Kota Cirebon.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran anak dalam pembangunan daerah.

Seleksi ini tidak sekadar mencari pengurus baru, tetapi juga menjaring anak-anak yang memiliki komitmen, kemampuan berkolaborasi, serta keberanian menjadi Pelopor dan Pelapor (2P) dalam menyuarakan berbagai persoalan anak di Kota Cirebon.

Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Drs. Buntoro Tirto, A.P., M.H., saat membuka kegiatan berharap keberadaan FAC dapat semakin dikenal dan menjangkau anak-anak dari berbagai lapisan masyarakat.

Menurutnya, FAC harus menjadi wadah yang inklusif sehingga seluruh anak di Kota Cirebon memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berpartisipasi, dan menyampaikan aspirasi.

Dalam proses pembekalan, para calon pengurus mendapatkan materi mengenai Konvensi Hak Anak (KHA), Kota Layak Anak (KLA), serta peran Forum Anak sebagai wadah pemenuhan hak anak dan pelaksana fungsi Pelopor dan Pelapor.

Para peserta juga mendapatkan pendalaman mengenai lima klaster pemenuhan hak anak, mulai dari hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, hingga perlindungan khusus.

Tak hanya pembekalan, kemampuan berpikir kritis para kandidat juga diuji melalui Focus Group Discussion (FGD).

Sejumlah isu aktual dibahas, di antaranya Informasi Layak Anak (ILA), pola pengasuhan anak dan remaja di era digital, kesehatan mental anak, pemanfaatan waktu luang berbasis budaya, hingga pencegahan Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA).

Hasil diskusi kemudian dipresentasikan secara kreatif melalui media poster. Para peserta dituntut mampu melihat persoalan dari perspektif anak sekaligus menawarkan solusi yang inovatif.

Tahapan seleksi ditutup dengan wawancara mendalam bersama psikolog profesional untuk mengetahui minat, bakat, serta kesiapan mental masing-masing kandidat sebelum nantinya ditempatkan dalam formasi kepengurusan FAC periode 2026–2028.

Ketua Pelaksana Seleksi Kepengurusan FAC Periode 2026–2028, Guilo Iovah K. Phang, mengatakan seleksi tersebut merupakan bagian penting dalam menyiapkan calon agen perubahan.

“Lewat seleksi ini, kami ingin membekali para kandidat agar benar-benar siap menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi hak-hak anak ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk rekan-rekan media,” ujar Guilo.Selasa (25/8/2026) 

Ia menilai persoalan anak di Kota Cirebon masih cukup kompleks. Karena itu, menurutnya, keberadaan FAC tidak boleh hanya menjadi organisasi formal, tetapi harus mampu menghadirkan aksi nyata.

Guilo menyebut sejumlah persoalan masih mengancam anak-anak, mulai dari ancaman adiksi NAPZA, kekerasan, bullying, intoleransi, hingga persoalan lainnya.

“Forum Anak hadir sebagai solusi. Kami ingin memastikan suara dan perjuangan dari anak untuk anak ini benar-benar didengar oleh Pemkot Cirebon, sehingga melahirkan aksi nyata, bukan sekadar program normatif atau formalitas saja,” katanya.

Peran FAC sebelumnya juga terlihat dalam penyelenggaraan Musrenbang Anak pada Maret 2026. Kegiatan tersebut menghasilkan dokumen Suara Anak Daerah Kota Cirebon yang kemudian disampaikan langsung kepada Wali Kota Cirebon Effendi Edo dalam Musrenbang RKPD Tahun Perencanaan 2027.

Dokumen hasil Musrenbang Anak tersebut memuat sejumlah aspirasi strategis, di antaranya kemudahan pembuatan dokumen hak sipil anak, peningkatan partisipasi anak dalam penyusunan kebijakan publik, pengawasan media dan informasi layak anak, pencegahan perkawinan anak, serta penguatan pengasuhan keluarga.

Selain itu, anak-anak juga menyuarakan persoalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), peningkatan fasilitas sekolah dan ruang publik inklusif, hingga perlindungan anak dari NAPZA, tawuran, kekerasan seksual, pedofilia, dan eksploitasi.

Melalui proses regenerasi tersebut, FAC diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang semakin aktif dan kritis dalam mengawal pemenuhan hak anak.

Forum Anak Kota Cirebon pun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Cirebon yang ramah, aman, nyaman, dan memberikan ruang partisipasi bagi seluruh anak.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut