Obituari Donny Fattah: Penjaga Dentum Irama dan Pilar Legendaris God Bless
Donny Fattah dikenal sebagai musisi yang haus akan eksplorasi. Di luar kesibukannya dengan God Bless, ia terlibat dalam berbagai proyek besar yang mencatatkan sejarah:
Gong 2000: Proyek supergrup ini menjadi bukti kemampuannya memadukan musik rock dengan sentuhan etnik dan megah, yang sempat merajai panggung-panggung besar di era 90-an.
Karier Solo dan Kolaborasi: Donny pernah merilis album solo bertajuk Cinta pada tahun 1977. Ia juga aktif sebagai produser dan penata musik bagi penyanyi-penyanyi papan atas, menunjukkan sisi kreatifnya yang multifaset.
Penulis Lagu Bertangan Dingin: Lirik-lirik yang ia gubah sering kali mengandung kritik sosial yang tajam namun puitis, menjadikannya salah satu penulis lagu paling dihormati di generasinya.
Dalam beberapa tahun terakhir, kesehatan Donny Fattah mulai diuji oleh berbagai penyakit, termasuk sarcopenia dan gangguan autoimun. Meski harus menggunakan bantuan tongkat untuk berjalan, dedikasinya terhadap panggung tidak pernah padam. Ia tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan 50 tahun God Bless, membuktikan bahwa kecintaannya pada musik lebih kuat daripada rasa sakit yang ia derita.
Kepergian Donny Fattah di usia 77 tahun meninggalkan warisan yang tak ternilai. Ia telah mengajarkan bahwa musik rock bukan sekadar kebisingan, melainkan sebuah bentuk seni yang disiplin dan penuh makna. Bagi para penggemar dan musisi muda, Donny akan selalu dikenang sebagai sang "Penjaga Irama" yang rendah hati namun memiliki pengaruh raksasa.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta