Pria Asal Depok Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Kota Cirebon
KOTA CIREBON, iNewsCirebon.id - Seorang pria berinisial E (32), warga Kecamatan Tapos, Kota Depok, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Hotel yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kecamatan Kejaksan, Sabtu pagi (24/1/2026).
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB ketika rekan korban berniat membangunkannya untuk sarapan. Yudha Pradana, salah seorang saksi, mengatakan ia membuka kamar melalui akses pintu penghubung dari kamar sebelah setelah korban tidak merespons. “Saya cari dia untuk sarapan, tapi waktu saya masuk ke kamar langsung kaget karena teman saya sudah tidak bergerak,” tutur Yudha.
Korban saat itu tengah berada di hotel bersama beberapa rekannya dan menginap. Temuan pertama menunjukkan E dalam posisi telungkup di atas tempat tidur. Rekan-rekan korban langsung menghubungi pihak hotel yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat melalui layanan Polisi 110.
Petugas dari Polsek Cirebon Utara Barat dan Tim Inafis Polres Cirebon Kota segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, ada bekas muntahan di sprei dan bantal di kamar, yang menjadi bagian dari data pemeriksaan awal.
AKP M. Aris Hermanto, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, menyampaikan bahwa polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lengkap termasuk kemungkinan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian. “Saat ini kita terus dalami keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di TKP,” ujarnya singkat.
Menurut keterangan saksi lain, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya saat dalam perjalanan menuju Cirebon, seperti sesak di ulu hati, muntah-muntah, dan nyeri pada punggung. Korban bahkan sempat dirawat sementara di RSUD Ajibarang, Jawa Tengah, sebelum tiba di Cirebon pada Jumat malam sekitar pukul 18.00 WIB.
Informasi resmi menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan, dan polisi menghimbau media serta publik menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian untuk informasi lebih lanjut.
Editor : Rebecca