get app
inews
Aa Text
Read Next : Suporter Nyaris Bentrok Usai Laga Persib Vs Persija di Cirebon, Polisi Sigap Amankan Situasi

Tirta Giri Nata Lampaui Target, Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan Air Bersih

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:43 WIB
header img
Sepanjang 2025, kinerja Tirta Giri Nata menunjukkan tren membaik, mulai dari peningkatan jumlah pelanggan melalui sambungan baru, penurunan tingkat kebocoran air, hingga capaian laba dan setoran dividen. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebob.id Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun 2025. Melalui berbagai langkah pembenahan dan inovasi, perusahaan daerah ini menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Sepanjang 2025, kinerja Tirta Giri Nata menunjukkan tren membaik, mulai dari peningkatan jumlah pelanggan melalui sambungan baru, penurunan tingkat kebocoran air, hingga capaian laba dan setoran dividen yang tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Dari sisi jam pelayanan, data menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, sebanyak 61,19 persen pelanggan telah menikmati layanan air selama 21–24 jam per hari. Sementara itu, layanan 11–20 jam tercatat sebesar 17,91 persen, layanan 6–10 jam sebesar 13,43 persen, dan hanya 7,46 persen pelanggan yang masih menerima layanan 0–5 jam.

Perbaikan distribusi juga berdampak pada sejumlah wilayah yang sebelumnya masuk kategori zona merah. Kawasan pesisir, nelayan, Gang Empang dan sekitarnya, serta Samadikun 5–10 kini mengalami peningkatan ke zona kuning dengan jam layanan 6–10 jam. Wilayah lain seperti Kesenden, Kampung Baru, Samadikun 1–4, Gunung Salak dan sekitarnya, serta Kalijaga Permai Timur juga mengalami perbaikan serupa. Bahkan, Jalan Merbabu RW 02 yang sebelumnya berada di zona kuning kini telah naik ke zona biru dengan layanan 11–20 jam per hari.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H. Sopyan Satari, SE, MM, menyebut tahun 2025 sebagai periode penting bagi perusahaan untuk melakukan pembenahan menyeluruh, baik dari aspek operasional, infrastruktur, maupun tata kelola.

“Fokus utama kami adalah menghadirkan layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan. Sepanjang 2025, kami melakukan optimalisasi jaringan, perbaikan kebocoran, serta pemeliharaan instalasi secara rutin untuk meningkatkan keandalan layanan,” ujarnya.

Upaya tersebut dinilai berdampak langsung pada peningkatan kualitas distribusi air dan tingkat kepuasan pelanggan. Selain itu, Tirta Giri Nata juga terus memperluas cakupan layanan melalui penambahan sambungan pelanggan baru, sejalan dengan target pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Menatap tahun 2026, perusahaan menargetkan jumlah pelanggan mencapai 58.811 sambungan rumah (SR), meningkat dari target akhir 2025 sebesar 57.247 SR atau tumbuh sekitar 2,73 persen. Dari sisi keuangan, laba setelah pajak pada 2026 ditargetkan sebesar Rp10,4 miliar, naik dari capaian 2025 yang berada di angka Rp7,8 miliar.

Selain itu, setoran laba untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 75 persen ditargetkan mencapai Rp6,2 miliar pada 2026. Perusahaan juga berupaya menekan tingkat kebocoran air hingga 35,40 persen, lebih rendah dibandingkan target perubahan RKAP 2025 sebesar 36,20 persen.

Untuk penambahan pelanggan, hingga triwulan III 2025, realisasi sambungan baru mencapai 695 SR atau 68,74 persen dari target 1.011 SR. Jumlah pelanggan yang semula tercatat 56.776 SR di awal 2025 meningkat menjadi 57.154 SR per September 2025.

Dari sisi pendapatan, realisasi penjualan air hingga triwulan III 2025 mencapai Rp81,08 miliar atau 94,06 persen dari target Rp86,2 miliar. Volume penjualan air tercatat sebesar 11.887.778 meter kubik atau 95,49 persen dari target. Namun demikian, tingkat kehilangan air rekening yang masih berada di angka 39,27 persen dinilai masih menjadi tantangan karena berdampak pada pendapatan perusahaan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Tirta Giri Nata telah menyiapkan sejumlah program strategis di 2026, di antaranya penambahan 1.500 sambungan baru di wilayah selatan kota, pemasangan dan penggantian jaringan pipa, pemeliharaan pipa transmisi dan distribusi, penggantian meter air, penertiban pelanggan, serta pencarian sumber air baku baru.

“Selain aspek teknis, kami juga terus memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel, meningkatkan kompetensi SDM, serta konsisten menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja,” tambah Sopyan.

Ia menegaskan, keberhasilan yang dicapai tidak lepas dari dukungan dan sinergi dengan Pemerintah Kota Cirebon serta seluruh pemangku kepentingan. Kepercayaan masyarakat, menurutnya, menjadi modal utama perusahaan untuk terus berkembang.

Sepanjang 2025, Perumda Tirta Giri Nata Kota Cirebon juga meraih berbagai penghargaan, di antaranya sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap K3 perkantoran tingkat Jawa Barat, BUMD dengan setoran dividen tertinggi dan terbesar kepada Pemkot Cirebon, UPZ BUMD terbaik pada ajang Baznas Award, koperasi karyawan berprestasi, serta mitra kesehatan dalam pengawasan kualitas air minum dan pelaksanaan K3 perkantoran.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut