get app
inews
Aa Text
Read Next : Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Cirebon, Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Truk

Polisi Selidiki Pesta LGBT di Tempat Hiburan Malam Cirebon yang Viral di Media Sosial

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:39 WIB
header img
Kapolres Cirebon Kota, AKBP. Eko Iskandar, (Foto: Riant Subekti).

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian, peran masing-masing pihak, serta kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum.

Sementara itu, reaksi keras juga datang dari Forum Umat Islam (FUI) Ciayumajakuning. Ketua FUI Ciayumajakuning, Almarwi, mengecam keras dugaan aktivitas pesta LGBT yang disebut-sebut berlangsung secara terbuka di tempat hiburan malam tersebut.

“Ini sangat mencoreng nilai-nilai keagamaan di Cirebon. Jika benar tempat tersebut digunakan untuk aktivitas yang berbau maksiat, miras, dan asusila, maka hal ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Almarwi.

Menurutnya, pembiaran terhadap aktivitas semacam itu berpotensi menimbulkan keresahan sosial dan berdampak buruk terhadap moral masyarakat, khususnya generasi muda. Ia pun mendesak aparat penegak hukum agar bertindak tegas.

“Saya sampaikan kepada pihak kepolisian, tempat tersebut harus segera ditindak dan ditutup. Jangan sampai dibiarkan karena berpotensi terulang kembali. FUI Ciayumajakuning dengan tegas menolak keberadaan hiburan malam di Kedawung yang diduga digunakan untuk pesta miras dan aktivitas asusila,” ujarnya.

Almarwi juga mengajak para ulama dan tokoh agama untuk tidak tinggal diam serta bersuara bersama dalam menjaga moral dan ketertiban sosial di Kabupaten Cirebon.

“Jangan menunggu datangnya azab. Para ulama dan tokoh agama harus bangkit bersama untuk menjaga Cirebon dari kemaksiatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, FUI Ciayumajakuning mengaku telah melaporkan secara resmi dugaan kegiatan tersebut kepada pihak kepolisian dan saat ini masih menunggu langkah lanjutan dari aparat penegak hukum.

“Kami sudah melaporkan dan berharap laporan ini segera ditindaklanjuti. Masyarakat menunggu ketegasan aparat,” pungkas Almarwi.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut