Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hadiri Lemkra Training Center 2026, Ini Pesan Penting Wali Kota Cirebon untuk Pencari Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Petugas Bongkar Lapak PKL di Stadion Bima Cirebon, Diduga Jual Miras dan Sediakan Wanita Penghibur

Kamis, 19 Juni 2025 | 16:09 WIB
  • author Riant Subekti
Petugas Bongkar Lapak PKL di Stadion Bima Cirebon, Diduga Jual Miras dan Sediakan Wanita Penghibur
Sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Bima Kota Cirebon dibongkar paksa hingga rata dengan tanah. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.id - Sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Bima Kota Cirebon dibongkar paksa hingga rata dengan tanah pada Kamis (19/6) , Penertiban dilakukan secara tegas, menyasar lapak-lapak yang ditengarai menjual minuman keras (miras) dan menyediakan wanita penghibur.

 

"Langkah ini merupakan tindak lanjut dari razia gabungan yang digelar pada malam Minggu lalu. Kami bongkar paksa tiga titik, termasuk kios yang diduga menjadi tempat jual miras dan menyediakan wanita penghibur," ujar Kasatpol PP Kota Cirebon, Edi Siswoyo.

 

Edi menegaskan, lapak-lapak yang telah dibongkar tidak boleh lagi beroperasi maupun mendirikan bangunan kembali di lokasi tersebut. Ia juga belum memastikan nasib lapak PKL lain yang masih beroperasi, namun mengingatkan agar seluruh pedagang menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.

 

"Kami juga akan menertibkan kios-kios yang selama ini kosong dan tidak digunakan untuk berdagang. Kalau memang tak berizin, kami bongkar juga," tegasnya.

 

Di sisi lain, keresahan mulai dirasakan para pemilik kios di jalur utama Stadion Bima. Mereka mengaku khawatir setelah menerima surat peringatan dari Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon tertanggal 16 Juni 2025. Dalam surat tersebut, para pengelola atau pengguna kios diminta segera mengosongkan tempat usahanya karena dinilai tak berizin.

 

 

 

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut