Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkab Cirebon Akui Serius Atasi Masalah Kemiskinan
Advertisement . Scroll to see content

Sektor Non Esensial Wajib WFH 100 Persen

Rabu, 07 Juli 2021 | 10:26 WIB
  • author Jhon
Sektor Non Esensial Wajib WFH 100 Persen
Sekertaris Daerah Kota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si (Foto: ist)

CIREBON, iNews.id - Pelaksanaan Permberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Cirebon membuat komposisi pekerja sektor esensial harus menjalani Work From Home (WFH) sebanyak 25 persen atau 100 persen.

Berdasarkan pantauan tim iNewsCirebon.id, Kantor Sekertariat Daerah (Sekda) sepi, dikarenakan penerapan 25 persen WFH.

Sekda Kota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si mengatakan Aturan tersebut merupakan bagian dari PPKM Darurat sebagai upaya penekanan laju penyebaran Covid-19.

"Selain itu, penerapan WFH 25 persen ini juga berlaku bagi Sekertariat DPRD, Badan Keuangan Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan lainnya. Sedangkan untuk sektor non esensial, wajib menerapkan WFH 100 persen," ujarnya saat dimintai keterangan, Rabu (07/07/2021).

Aktifitas WFH ini akan berlangsung sampai berakhirnya masa PPKM Darurat Jawa-Bali.

 

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut