Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kiamat dalam Ajaran Islam Dibenarkan Ilmuwan, Sebut Matahari akan Hancur karena Terlalu Tua
Advertisement . Scroll to see content

Planet Mirip Bumi Layak Huni Ditemukan, Ilmuwan Tegaskan Tak Ada Bumi Kedua

Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:18 WIB
  • author Wasis Wibowo
Planet Mirip Bumi Layak Huni Ditemukan, Ilmuwan Tegaskan Tak Ada Bumi Kedua
Ditemukan planet mirip Bumi dan dianggap layak huni. Namun, ilmuwan mengatakan tidak ada Bumi kedua. Foto: Istimewa

GRANADA, iNews.id - Penemuan terbaru planet mirip Bumi dengan sekitar 30% permukaannya daratan kontinental dan dinilai layak huni, memunculkan harapan baru bagi manusia.

Apalagi, kondisi Bumi dinilai sudah mengalami banyak kerusakan, sehingga hasil studi tersebut dianggap solusi. Diketahui bahwa rasio Bumi antara daratan dan lautan adalah 1:3 sangat seimbang sehingga mendukung kehidupan di dalamnya. 

Berbeda untuk sebagian besar planet lain, rasio ini dapat dengan mudah berubah menjadi sebagian besar daratan atau sebagian besar laut.

Meskipun terdengar menggoda untuk kehidupan di planet lain, namun para ilmuwan menegaskan tidak akan ada Bumi kedua. 

“Kami penduduk bumi menikmati keseimbangan antara daratan dan lautan di planet asal kami. Sangat menggoda untuk berasumsi bahwa Bumi kedua akan sama seperti kita, tetapi hasil pemodelan kami menunjukkan bahwa ini tidak mungkin terjadi,” kata Tilman Spohn, Direktur Eksekutif Institut Sains Antariksa Internasional dikutip SINDOnews dari lama Space.com, Selasa (4/10/2022). 

Para peneliti sampai pada kesimpulan ini kondisi Bumi tercipta terkait hubungan antara air di mantel planet dan daur ulang daratan benua melalui lempeng tektonik. 

Spohn dan rekan peneliti Dennis Honing, dari Institut Potsdam di Jerman, menyimpulkan bahwa mendingin suhu mantel bumi, adalah 1.410 derajat Celcius di dekat kerak dan 3.700 C pada kedalaman yang lebih jauh. 

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut