Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Perempuan di Pangandaran Perutnya Membesar Langsung Kempes Diurut Dukun, Warganet Terbelah
Advertisement . Scroll to see content

Situs Jual Beli Rumah Pekerjakan Dukun untuk Yakinkan Calon Pembeli

Sabtu, 20 November 2021 | 07:19 WIB
  • author Wahyu Budi Santoso
Situs Jual Beli Rumah Pekerjakan Dukun untuk Yakinkan Calon Pembeli
Rumah yang dianggap berhantu sangat sulit untuk dijual, terutama di pasar yang percaya pada fenomena supernatural dan tidak masuk akal (Foto : Istimewa)

BEIJING, iNews.id  - Situs jual beli rumah di China mempekerjakan dukun atau paranormal untuk mengecek apakah rumah yang akan dijual berhantu atau tidak. Selain itu, sang dukun harus bisa mengusirnya. 

Dilansir dari Oddity Central Jumat (19/11/2021), dukun atau paranormal itu harus menghabiskan 24 jam di bangunan yang dianggap angker untuk meyakinkan calon pembeli.

Hali Ini dilakukan karena rumah yang dianggap berhantu sangat sulit untuk dijual, terutama di pasar yang percaya pada fenomena supernatural dan tidak masuk akal. 

Sementara itu, South China Morning Post baru-baru ini mengunggah sebuah artikel tentang 'penguji rumah berhantu' yang melakukan perjalanan dan memeriksa setiap sudut rumah yang diduga berhantu untuk membuktikan bahwa rumah itu aman untuk ditinggali. 

Dukun ternama dan berpengalaman di Beijing, Zhang dibayar 1 yuan untuk setiap menit yang dihabiskan di bangunan yang 'menakutkan'. 

Dia menghabiskan setidaknya 24 jam di kediaman dan akan melakukan panggilan video untuk membuktikan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. 

“Mereka yang melakukan pekerjaan ini harus melakukan perjalanan ke seluruh negeri. Beberapa teman saya menganggap tugas ini mudah karena mereka hanya perlu tidur di rumah kosong selama satu malam,'' 

"Mereka meminta saya untuk mendapatkan pelanggan, tetapi sebagian besar pelanggan takut dan akan menyerah," kata Zhang.

 

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut