Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenali Mutasi Virus Zika lebih Berbahaya dari Covid-19, Begini 6 Gejala yang Ditularkan Lewat Nyamuk
Advertisement . Scroll to see content

Kapolri Sikapi Meledaknya Kasus Covid di Kudus dan Bangkalan

Senin, 07 Juni 2021 | 16:54 WIB
  • author Dita Angga
Kapolri Sikapi Meledaknya Kasus Covid di Kudus dan Bangkalan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Foto dok Humas Mabes Polri)

JAKARTA, iNews.id - Meledaknya kasus Covid-19 di Kudus, Jateng dan Bangkalan mendapat perhatian Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Meningkatnya angka penderita corona di dua wilayah itu terjadi pasca arus balik Lebaran lalu.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut penyebab kasus Covid-19 di Kudus dan Bangkalan meledak karena kerumunan dan mengabaikan protokol kesehatan. Peningkatan kasus corona terjadi pasca-arus balik Lebaran.

“Dari hasil evaluasi, kita dapati bahwa rata-rata terjadi karena klaster kerumunan. Apakah klaster itu muncul karena kegiatan silaturahmi, kemudian kegiatan-kegiatan kunjungan ke tempat wisata, ataupun kunjungan-kunjungan ke family. Sehingga dari situ kita melihat terjadi peningkatan,” katanya seusai rapat terbatas di Kantor Presiden, Senin (7/6/2021).

Hal tersebut diperparah dengan kecenderungan masyarakat yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). “Hal tersebut semakin meningkat karena mulai muncul kecenderungan masyarakat mulai berkurang kedisiplinannya terkait dengan masalah penggunaan masker. Sehingga apabila kita lihat terjadi ledakan, di wilayah Kudus dan Bangkalan,” katanya.

Dia mengatakan, TNI dan Polri melakukan langkah-langkah untuk mengatasi ledakan kasus tersebut. Salah satunya memberikan pendampingan. "Kami melakukan akselerasi,untuk segera memulihkan kembali dan mengendalikan laju pertumbuhan angka covid,” katanya.

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut