Nilai historis kapal tersebut semakin diperkuat dengan penetapannya sebagai Cagar Budaya Nasional pada 2023. Sejumlah bagian kapal masih mempertahankan material asli, termasuk tiang tengah yang berasal dari galangan pembuatnya di Jerman.
Sejak awal 2026, pembinaan KRI Dewaruci dialihkan dari Armada II yang berpusat di Surabaya ke Armada I di Jakarta. Perubahan tersebut turut mendukung mobilitas kapal dalam menjalankan berbagai kegiatan.
Kehadiran KRI Dewaruci di Pelabuhan Cirebon menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati wisata edukasi sekaligus mempelajari sejarah maritim Indonesia dan peran TNI AL dalam menjaga tradisi pelayaran.
Masyarakat yang ingin berkunjung dapat memanfaatkan program open ship hingga 18 Oktober 2026. Pengunjung diimbau mengikuti mekanisme antrean dan ketentuan yang ditetapkan panitia agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
