KRI Dewaruci Sandar di Cirebon, Warga Bisa Naik Gratis! Ini Kesempatan Langkanya

Riant Subekti
KRI Legendaris Dewa Ruci bersandar di pelabuhan Cirebon. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.id– Masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya berkesempatan menyaksikan langsung kapal layar legendaris milik TNI Angkatan Laut (TNI AL), KRI Dewaruci. Kapal bersejarah tersebut bersandar di Dermaga Pelindo Pelita 3, Pelabuhan Cirebon, mulai 13 hingga 18 Oktober 2026.

Melalui kegiatan open ship, masyarakat umum, pelajar, dan berbagai komunitas dapat naik ke kapal sekaligus mengenal lebih dekat sejarah pelayaran Indonesia tanpa dipungut biaya.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, menjelaskan bahwa kunjungan KRI Dewaruci dari Jakarta merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AL. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan masyarakat mengenai alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL dan dunia kemaritiman.

Menurutnya, kesempatan tersebut terbuka bagi berbagai kalangan. Namun, untuk mengatur jumlah pengunjung dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, panitia memberlakukan sistem antrean dengan menggunakan kupon.

Selama berada di atas kapal, pengunjung dapat melihat berbagai bagian kapal layar sekaligus memperoleh penjelasan mengenai sejarah, perjalanan, serta fungsinya dalam pendidikan taruna Akademi Angkatan Laut.

Komandan KRI Dewaruci, Letkol Laut (P) Nana Masihna, S.H., M.Tr.Opsla., mengatakan kapal tersebut dibangun di Jerman Barat pada 1952 dan mulai memperkuat jajaran TNI AL pada 1953. Sejak awal pengoperasiannya, kapal ini digunakan sebagai sarana praktik pelayaran bagi taruna Akademi Angkatan Laut.

Sepanjang pengabdiannya, KRI Dewaruci telah dua kali menjalani pelayaran keliling dunia, yakni pada 1964 dan 2012. Kapal tersebut juga pernah menempuh berbagai rute internasional di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika.

Salah satu perjalanan panjang yang dikenang berlangsung pada 2007, ketika kapal berlayar dari Amerika menuju Indonesia selama hampir empat setengah bulan dengan melintasi Samudra Atlantik dan Pasifik.

Meski KRI Bima Suci mulai mengambil alih peran sebagai kapal latih utama sejak 2017, KRI Dewaruci tetap dimanfaatkan untuk kegiatan latihan, misi kebudayaan, dan berbagai program kemaritiman.

Kapal ini juga pernah membawa perwakilan dari berbagai provinsi untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke negara-negara yang dikunjungi. Pada 2023–2024, KRI Dewaruci turut ambil bagian dalam program Muhibah Jalur Rempah.

Nilai historis kapal tersebut semakin diperkuat dengan penetapannya sebagai Cagar Budaya Nasional pada 2023. Sejumlah bagian kapal masih mempertahankan material asli, termasuk tiang tengah yang berasal dari galangan pembuatnya di Jerman.

Sejak awal 2026, pembinaan KRI Dewaruci dialihkan dari Armada II yang berpusat di Surabaya ke Armada I di Jakarta. Perubahan tersebut turut mendukung mobilitas kapal dalam menjalankan berbagai kegiatan.

Kehadiran KRI Dewaruci di Pelabuhan Cirebon menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati wisata edukasi sekaligus mempelajari sejarah maritim Indonesia dan peran TNI AL dalam menjaga tradisi pelayaran.

Masyarakat yang ingin berkunjung dapat memanfaatkan program open ship hingga 18 Oktober 2026. Pengunjung diimbau mengikuti mekanisme antrean dan ketentuan yang ditetapkan panitia agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.

 

Editor : Rebecca

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network