TANGERANG, iNewsCirebon.id — Sebuah peristiwa pilu menimpa Khoirul Anwar, seorang pedagang martabak mini yang menjadi korban aksi pencurian di Jalan AMD Raya, Kreo, Kota Tangerang. Korban harus merelakan tas miliknya digondol maling saat dirinya tertidur lelap di samping gerobak lantaran lelah berjualan. Padahal, di dalam tas tersebut tersimpan telepon genggam yang telah disiapkan sebagai kado untuk sang anak.
Insiden pencurian ini terekam jelas oleh kamera pengawas dan mendadak viral di media sosial. Dari rekaman yang beredar, tampak korban tengah terlelap di samping gerobak dagangannya. Tak berselang lama, dua orang pria berboncengan sepeda motor melintas di lokasi kejadian.
Salah satu pelaku kemudian turun dari motor, berjalan perlahan mendekati korban yang sedang tertidur, lalu menggasak tas milik korban dan seketika melarikan diri bersama rekannya.
Respons Kepolisian dan Bantuan Tali Asih
Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam menyatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti kejadian itu. Walaupun lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara administratif masuk ke dalam wilayah Kreo, Kota Tangerang, pihak kepolisian tetap memberikan perhatian khusus.
Selain turun tangan memberi bantuan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan kepolisian setempat guna mengungkap sosok para pelaku.
"Kami akan menemui pedagang martabak mini yang korban pencurian. Dalam kesempatan tersebut memberikan tali asih dan berjanji akan mengungkap kasus tersebut dengan berkolaborasi dengan Polsek Ciledug karena lokasi kejadian berada di wilayah Kreo, Larangan, Tangerang," kata Seala.
Rincian Kerugian Korban
Seala menerangkan, isi dari tas korban berupa uang tunai dan empat unit telepon genggam. Di antaranya telepon genggam yang akan diberikan sebagai kado untuk anaknya.
"Kerugian tas selempang isinya uang Rp 100 ribu, empat unit HP, termasuk kado untuk anak beliau, jam tangan, KTP, ATM," ujar dia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
