CIREBON, iNewsCirebon.id – Deretan mobil-mobil klasik produksi era 1960-an hingga 1990-an memikat perhatian masyarakat saat para pecinta mobil tua yang tergabung dalam WhatsApp Group (WAG) Bermotuba Cirebon menggelar kopi darat (kopdar), Sabtu (19/7/2026) malam.
Mengusung tema "Ngopi Bareng dan Silaturahmi", kegiatan diawali dengan titik kumpul di salah satu dealer kendaraan roda empat di Jalan Brigjen Darsono By Pass, Kota Cirebon. Puluhan kendaraan klasik dengan berbagai merek dan tipe memenuhi area parkir, mulai dari sedan legendaris, hatchback, hingga jip lawas yang masih terawat.
Meski baru terbentuk beberapa bulan melalui media sosial, WAG Bermotuba Cirebon telah memiliki lebih dari 200 anggota yang berasal dari Kota dan Kabupaten Cirebon, bahkan sejumlah daerah di sekitarnya. Berbeda dengan komunitas otomotif pada umumnya, Bermotuba Cirebon hadir sebagai wadah silaturahmi bagi siapa saja yang memiliki kecintaan terhadap mobil-mobil lawas, tanpa terikat aturan layaknya sebuah klub.
Salah satu admin medsos Bermotuba Cirebon, Ferdinal, mengatakan komunitas ini dibentuk untuk menyatukan para penghobi mobil tua agar dapat saling berbagi pengalaman, informasi, hingga menjaga kelestarian kendaraan klasik yang kini semakin langka.
"Ini bukan klub mobil. Kami hanya menjadi wadah bagi para pecinta mobil tua agar bisa berkumpul, saling mengenal, dan mempererat silaturahmi karena memiliki hobi yang sama. Alhamdulillah, antusiasmenya luar biasa, sekarang sudah lebih dari 200 anggota bergabung," ujarnya.
Beragam kendaraan yang hadir didominasi mobil-mobil produksi tahun 1960-an hingga 1990-an. Masing-masing memiliki karakter dan sejarah tersendiri, sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat yang menyaksikan langsung.
Usai menikmati suasana santai sambil ngopi bersama, rombongan kemudian melakukan rolling city mengelilingi sejumlah jalan protokol di Kota Cirebon. Iring-iringan puluhan mobil klasik yang melaju tertib menjadi tontonan menarik bagi warga yang tengah menikmati suasana malam akhir pekan.
Perjalanan berakhir di kawasan Kota Tua Pasuketan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Di kawasan yang masih mempertahankan deretan bangunan berarsitektur kolonial tersebut, mobil-mobil klasik diparkir berjajar rapi, menciptakan perpaduan harmonis antara kendaraan lawas dengan bangunan bersejarah yang menjadi saksi perkembangan Kota Cirebon sejak masa lampau.
Pemandangan tersebut menghadirkan nuansa nostalgia yang kuat. Cahaya lampu jalan yang menerangi fasad bangunan tua semakin mempercantik suasana malam, sekaligus menjadi latar favorit masyarakat untuk mengabadikan momen bersama kendaraan-kendaraan klasik tersebut.
Di sepanjang Jalan Pasuketan, aktivitas UMKM juga tampak hidup. Pedagang kaki lima, kedai kopi, hingga kafe-kafe jalanan dengan kursi yang tertata di trotoar dipenuhi pengunjung yang menikmati akhir pekan. Kehadiran rombongan mobil klasik pun menambah keramaian kawasan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Admin Bermotuba Cirebon lainnya, Bayu Oboy, berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar sebagai sarana mempererat persaudaraan sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
"Yang hadir bukan hanya dari Kota Cirebon, tetapi juga Kabupaten Cirebon. Ini menunjukkan semangat kebersamaan para pecinta mobil tua sangat tinggi. Selain mempererat silaturahmi, kami juga berharap kehadiran kami bisa ikut menghidupkan kawasan Kota Tua dan memberikan manfaat bagi pelaku UMKM di sekitar Pasuketan," kata Bayu.
Melalui kegiatan sederhana yang dikemas dengan suasana kekeluargaan, Bermotuba Cirebon ingin membuktikan bahwa kecintaan terhadap otomotif klasik bukan hanya soal merawat kendaraan berusia puluhan tahun, tetapi juga menjadi media untuk menjaga persahabatan, melestarikan sejarah otomotif, sekaligus ikut menggerakkan ekonomi lokal di ruang-ruang publik bersejarah Kota Cirebon.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
