Kasus Covid-19 Naik Lagi! Positivity Rate Lewati Ambang Batas yang Ditentukan WHO

Muhammad Refi Sandi
Kasus Covid-19 merangkak naik. (Foto: doc. iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia menyebut berdasarkan data Kamis (16/6/2022) tercatat persentase kasus positif atau positivity rate di Jakarta tembus 6,2 persen.

Adapun angka tersebut melewati standar dari organisasi kesehatan dunia (WHO).

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 6,2 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," kata Dwi Ooktavia, Jumat (17/6/2022).

Dwi Oktavia menambakan untuk jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 403 kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 3.685 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ujarnya.

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," tuturnya.

Sementara itu, Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 8.917 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.362 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 696 positif dan 7.666 negatif.

Dwi menyebut dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 12.818 orang dites, dengan hasil 288 positif dan 12.530 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.236.820 dengan tingkat kesembuhan 98,5 persen, dan total 15.305 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," ucapnya.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 52.364 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.027.390 per sejuta penduduk," ucapnya.

Editor : Miftahudin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network