Ratusan Ribu BPJS PBI Nonaktif Picu Krisis Layanan Kesehatan Bagi Warga Tidak Mampu di Cirebon
KABUPATEN CIREBON, iNewsCirebon.id - Penonaktifan ratusan ribu peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Cirebon memicu krisis layanan kesehatan di tingkat desa. Kebijakan ini membuat warga kurang mampu tidak lagi bisa mengakses layanan medis seperti biasanya sejak awal Januari 2026.
Ratusan perwakilan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) desa dan kecamatan mendatangi Kantor Bupati Cirebon, Selasa (27/1/2026), untuk meminta jawaban dan solusi dari pemerintah daerah. Mereka mengadakan audiensi dengan Wakil Bupati Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Ketua DPRD Sophi Zulfia, dan perwakilan dinas terkait.
Ketua Forum Puskesos Kabupaten Cirebon, Iis Krisnandar, menyatakan bahwa sejak awal tahun tercatat sekitar 193 ribu peserta BPJS PBI yang sebelumnya ditanggung lewat APBD kini statusnya nonaktif. Kondisi ini berdampak langsung pada akses layanan kesehatan masyarakat yang sangat membutuhkan.
Banyak warga yang baru mengetahui status BPJS mereka tidak aktif ketika sudah berada di fasilitas kesehatan, sehingga membutuhkan biaya perawatan yang tidak mereka siapkan. Di lapangan, Puskesos sering menerima aduan warga yang kebingungan mencari solusi atas persoalan ini.
“Banyak warga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tiba-tiba tidak bisa menggunakan BPJS karena statusnya nonaktif. Di lapangan, masyarakat otomatis datang dan mengadu ke Puskesos,” ujar Iis.
Editor : Rebecca