Viral! Warga Negara Asing Pamer Kemaluan di Taman Literasi Blok M Jakarta, Ngakunya Kepanasan
JAKARTA, iNewsCirebon.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga negara asing (WNA) diduga melakukan aksi eksibisionisme di Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan, viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang petugas keamanan menghampiri WNA tersebut dan menegurnya. WNA itu terdengar berbicara menggunakan bahasa asing saat berinteraksi dengan petugas.
Perekam video menyebutkan bahwa aksi serupa bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, perilaku tersebut dinilai membahayakan karena pelaku sempat memanggil-manggil orang di sekitar sebelum mempertontonkan alat kelaminnya.
“Ini sudah dua kali. Orang seperti itu berbahaya, tadi dia manggil-manggil ‘sstt, sstt’, lalu mengeluarkan kelaminnya,” ujar perekam video, dikutip Senin (12/1/2026).
Dalam video tersebut, WNA itu terlihat berusaha menjelaskan perbuatannya dengan memperagakan posisi celananya. Ia juga sempat mengucapkan kalimat singkat dalam bahasa Inggris.
“She's crazy, stupid,” ucapnya.
Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi di kawasan Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan, pada Sabtu (10/1/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku beralasan melakukan perbuatan tersebut karena merasa tidak nyaman akibat cuaca panas di Indonesia.
“Saksi menanyakan alasan pelaku melakukan tindakan itu. Pelaku mengatakan cuaca di Indonesia sangat panas hingga membuatnya merasa gatal dari leher sampai ke bawah,” ujar Suparmin kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Suparmin menambahkan, pada saat kejadian pihak keamanan hanya mengusir WNA tersebut hingga meninggalkan lokasi tanpa meminta identitas atau nomor kontak. Ia mengimbau agar kejadian serupa segera dilaporkan kepada kepolisian jika kembali terjadi.
“Ke depannya, jika ada kejadian seperti itu, kami minta segera menghubungi Polsek agar petugas kepolisian dapat langsung datang ke lokasi,” katanya.
Ia juga meminta korban maupun saksi untuk tidak ragu melapor agar pihak kepolisian dapat menelusuri kemungkinan pelaku yang sama telah melakukan perbuatan tersebut berulang kali.
Saat ini, polisi masih menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku. Pihak kepolisian juga mengimbau pengelola kawasan agar memasang CCTV tambahan serta segera mengamankan pelaku jika kejadian serupa terulang, sebelum menghubungi aparat kepolisian.
Editor : Rebecca