Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim Menang Perang, Tegaskan Militer AS Sudah Hancurkan Kekuatan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Donald Trump Incar Mineral Kritis Indonesia, Airlangga Buka Suara

Sabtu, 27 Desember 2025 | 12:33 WIB
  • author Iqbal Dwi Purnama
Donald Trump Incar Mineral Kritis Indonesia, Airlangga Buka Suara
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsCirebon.id – Hubungan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) memasuki babak baru yang strategis. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah melakukan pembahasan intensif terkait akses mineral kritis milik Indonesia yang menjadi incaran pemerintahan Donald Trump untuk mendukung industri manufaktur hingga pertahanan mereka.

Kesepakatan besar ini rencananya akan ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump. Selain menjamin pasokan sumber daya strategis bagi AS, perjanjian ini membawa keuntungan besar bagi Indonesia berupa penurunan tarif dagang resiprokal yang cukup signifikan, yakni dari 32 persen menjadi 19 persen.

Menindaklanjuti rencana tersebut, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah menjalin komunikasi aktif dengan otoritas ekspor-impor Amerika Serikat.

Airlangga mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan asal Negeri Paman Sam tersebut bahkan sudah mulai melakukan pembicaraan langsung dengan perusahaan pengelola mineral kritis di tanah air.

"Akses terhadap critical mineral ini disediakan oleh pemerintah untuk mendukung kebutuhan industri otomotif, pesawat terbang, hingga alutsista militer seperti roket di Amerika," ujar Airlangga saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut