get app
inews
Aa Text
Read Next : Pramuka Tidak Lagi Jadi Ekstrakurikuler Wajib di Sekolah, Aturannya Resmi Dicabut Mendikbudristek

Jambore Ranting 2025 Gunung Jati Meriah, Ajang Gali Potensi Pramuka Penggalang

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 17:52 WIB
header img
Jambore Ranting 2025 Gunung Jati Meriah, Ajang Gali Potensi Pramuka Penggalang di buka secara resmi. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.id– Ratusan anggota Pramuka penggalang dari tingkat MI/SD hingga SMP se-Kecamatan Gunung Jati mengikuti Jambore Ranting 2025 Kwartir Ranting Gunung Jati yang digelar di Lapangan Bola Desa Grogol, Jumat–Minggu (29–31/8/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Pramuka ke-64.

Ketua Pelaksana, Suhadi, menjelaskan bahwa Jambore Ranting merupakan agenda tahunan Kwartir Ranting Gunung Jati yang bertujuan mempertemukan Pramuka penggalang dari berbagai gugus depan. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perkemahan, melainkan juga ajang penggalian potensi diri peserta.

“Di sini anak-anak tidak hanya berkemah, tetapi juga mengasah keterampilan, saling mengenal, serta memperluas wawasan kepribadian dan ilmu pengetahuan kepramukaan. Ada warung kreasi sebagai uji kompetensi dari setiap pangkalan, serta malam api unggun yang menampilkan kreativitas seni dan keterampilan para peserta,” ungkap Suhadi. Jumat (29/8). 

Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting Gunung Jati, Ayu Ratnasari, menuturkan Jambore Ranting menjadi sarana nyata pembinaan generasi muda. Melalui kegiatan ini, para peserta dilatih untuk mandiri, kreatif, serta peduli pada sesama dan lingkungan.

“Kami ingin anak-anak Pramuka penggalang merasakan langsung kebersamaan, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Mereka juga mendapat kesempatan menampilkan bakat masing-masing. Harapannya, kegiatan ini memberi bekal yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari di sekolah maupun masyarakat,” kata Ayu Ratnasari.

Camat Gunung Jati, Abdul Ajid, yang turut membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Jambore Ranting 2025. Menurutnya, kegiatan Pramuka harus terus didukung karena memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter generasi muda.

 “Saya melihat kegiatan ini tidak hanya membangun kemandirian anak-anak, tetapi juga mempererat silaturahmi antar sekolah dan masyarakat. Apalagi di lokasi ini juga ada dukungan sarana seperti kesehatan dan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar. Semoga Jambore ini melahirkan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia,” ujar Abdul Ajid.

Senada dengan itu, Ketua PGRI Cabang Gunung Jati, Kemal Safei, menekankan bahwa kegiatan Pramuka sejalan dengan dunia pendidikan dalam membentuk karakter siswa. Menurutnya, Jambore bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan juga pendidikan karakter di alam terbuka.

“Kami di PGRI melihat Jambore Ranting sebagai wadah pembelajaran nyata. Anak-anak belajar kerja sama, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab yang tidak mereka dapatkan sepenuhnya di ruang kelas. Guru-guru juga kami dorong untuk mendukung kegiatan kepramukaan karena manfaatnya sangat besar bagi perkembangan peserta didik,” tutur Kemal.

Jambore Ranting Gunung Jati Tahun 2025 diikuti 600 peserta, terdiri dari 296 putra dan 304 putri. Selama tiga hari perkemahan, peserta mengikuti berbagai kegiatan mulai dari keterampilan kepramukaan, penampilan seni, bakti sosial, hingga puncak malam api unggun yang selalu menjadi momen paling ditunggu.

 

 

 

Editor : Miftahudin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut