Ironi Pendidikan di Perbatasan RI-Malaysia: Tak Punya Murid, 2 SD di Batang Lupar Kalbar  Ditutup

Antara
.
Selasa, 28 Desember 2021 | 10:29 WIB
Siswa Sekolah Dasar (SD) di perbatasan RI-Malaysia wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, sedang melakukan proses belajar mengajar bersama TNI. (Foto: Antara)

KAPUAS HULU, iNews.id - Nasib dunia pendidikan di perbatasan Indonesia-Malaysia memprihatinkan, Ironi pendidikan tersebut tampak jelas di perbatasan RI-Malaysia yang berada di Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar).

Dua sekolah dasar (SD) di perbatasan RI-Malaysia itu, terpaksa ditutup. Sekolah tersebut tidak lagi memiliki murid, sehingga tidak ada aktivitas pembelajaran. 

"Tida ada aktivitas belajar, karena tidak ada peserta didik di dua sekolah itu. Terpaksa pemerintah menutupnya," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi, Senin (27/12/2021). 

Sekolah yang ditutup adalah SD Negeri Kedungkang dan SD Negeri Kelayam.  

Menurut Petrus, sudah tiga tahun terakhir dua sekolah itu tidak memiliki murid. Tenaga pengajar di juga telah dipindah ke sekolah lain. 

Petrus mengatakan kebijakan serupa akan dilakukan untuk sekolah lain yang jumlah muridnya sedikit. Sekolah tersebut akan disatukan dengan sekolah lain yang berdekatan. 

"Untuk Kapuas Hulu masih ada sekolah dasar yang berpotensi ditutup karena jumlah muridnya minim," tuturnya.

Editor : Sazili Mustofa

Follow Berita iNews Cirebon di Google News

Bagikan Artikel Ini