CIREBON, iNewsCirebon.id– Satresnarkoba Polres Cirebon Kota bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon menggelar razia gabungan di tujuh lokasi yang meliputi tempat hiburan malam, hotel, rumah kos, guest house, hingga tempat biliar, Rabu (21/10/2026) malam. Sebanyak 95 orang menjalani tes urine dalam kegiatan tersebut dan seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
Operasi yang dimulai pukul 19.30 WIB itu dipimpin Kepala BNN Kota Cirebon Kombespol Rohadi, S.I.K., bersama Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghani, S.H., M.H., M.M. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.
Petugas gabungan mendatangi sejumlah lokasi sasaran untuk memeriksa ruangan, barang bawaan pengunjung dan karyawan, serta penghuni kamar kos. Selain pemeriksaan di lokasi, petugas juga melakukan tes urine guna mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 95 orang, baik laki-laki maupun perempuan, tidak ditemukan peserta yang dinyatakan positif narkoba berdasarkan hasil tes urine. Meski demikian, pengawasan dan upaya pencegahan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Dalam pelaksanaannya, Satresnarkoba dan BNN Kota Cirebon turut didukung personel Samapta, Propam, dan Dokkes Polres Cirebon Kota, Denpom III Siliwangi, Satpol PP, serta Bakesbangpol Kota Cirebon. Keterlibatan lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kasat Resnarkoba AKP Shindi Al Afghani, mengajak masyarakat dan pengelola tempat usaha untuk ikut menjaga lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui informasi terkait penyalahgunaan atau peredaran narkotika.
Sinergi antara kepolisian, BNN, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya pencegahan sejak dini.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
