CIREBON, iNewsCirebon.id - Sebanyak 255 atlet dari 13 klub renang terbaik di Kabupaten Cirebon ambil bagian dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Akuatik Kabupaten Cirebon 2026. Ajang ini menjadi langkah strategis dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial yang diproyeksikan tampil di tingkat provinsi hingga nasional.
Sedangkan untuk hasil sendiri, Kiki Swimming Club masih menjadi yang perkasa dan berhak menyandang juara umum pada kejuaraan tersebut. Sementara Zapaw berhasil meraih posisi kedua dan juara umum ke 3 ditempati Dolphin Cirebon Swimming Club.
Sementara pada kejurkab kali ini juga perenang atas nama Marshal Dhiya Haidarsyifa berhasil memecahkan rekor Kejurkab dengan catatan waktu 00.56.62 menit. Pemecahan rekor selanjutnya dari gaya punggung putra atas nama Rafhaellehykun Agung Pangapura Sejati dengan catatan waktu 00.27.49 menit.
Pemecahan rekor juga terjadi di gaya bebas putri, perenang atas nama Lubna Dhiya Cantika berhasil memecahkan rekor dengan catatan waktu 10.59.28 menit. Selain itu dalam kejurkab memberikan penghargaan kepada Adib Prakosa dari Dolphin Cirebon Swimming Club sebagai perenang terbaik putra dan Fajri Sherina dari Orca Aquatic sebagai perenang terbaik putri.
Ketua Pengcab Akuatik Indonesia Kabupaten Cirebon, Yudi Kurniawan mengatakan menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih dan klub yang sudah mengikuti agenda tahunan tersebut. Menurutnya Kejurkab bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus mencari talenta-talenta muda potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.
"Kita sedang membangun fondasi prestasi yang kuat. Melalui kejuaraan ini, kami ingin menemukan bibit-bibit unggul yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di ajang Porprov, PON, bahkan kompetisi internasional," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Yudi juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Juara sejati bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang mental pantang menyerah dan semangat untuk terus berkembang.
"Kejurkab tahun ini ada yang berbeda dimana kami dari Pengcab sudah menggunakan kolam dengan panjang 50 meter. Karena kolam dengan standar 50 meter di kabupaten Cirebon baru kolam renang Arhanudse yang memenuhi standar nasional," katanya.
Ditambahkan Yudi, Kejurkab juga sebagai salah satu upaya pihaknya untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang yang tak kalah bergengsi yakni Porprov 2026. Sejauh ini pihaknya juga masih optimistis bisa meraih prestasi pada ajang tersebut.
"Untuk Porprov kami sudah siap, mudah-mudahan bisa memberikan prestasi terbaik untuk kabupaten Cirebon," tutupnya.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
