Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : ABK KM Cirebon Indah 5 Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar Kapal
Advertisement . Scroll to see content

Saksi Kunci Tragedi Pembunuhan di Indramayu Bantah Terlibat, Sebut Dirinya Dijebak

Selasa, 09 September 2025 | 08:53 WIB
  • author Riant Subekti
Saksi Kunci Tragedi Pembunuhan di Indramayu Bantah Terlibat, Sebut Dirinya Dijebak
Nama Evan sempat ramai dituding warganet sebagai pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu, Foto : Istimewa

INDRAMAYU, iNewsCirebon.id – Nama Evan sempat ramai dituding warganet sebagai pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu. Namun, saksi kunci tersebut akhirnya buka suara dan menegaskan dirinya justru menjadi korban jebakan pelaku utama yang kini sudah ditangkap polisi.

Evan menjelaskan, keterlibatannya bermula saat korban, Budi Awaludin, meminta tolong untuk menggadaikan mobil. Dari transaksi itu, ia mentransfer uang hasil gadai sekitar Rp14 juta ke rekening atas nama korban, sesuai arahan yang diterima.

“Bos saya bilang transfer ke rekening atas nama Budi Awalludin. Saya ikuti saja. Tapi belakangan saya sadar, kemungkinan arahan itu datang dari pelaku karena HP korban ada di tangannya,” ungkap Evan, Senin (8/9/2025).

Evan mengaku tidak pernah menyangka mantan rekan kerjanya tega melakukan aksi keji yang menewaskan lima orang dari satu keluarga sekaligus. Bahkan, ia sempat diamankan polisi selama hampir sepekan di Mapolres Indramayu demi alasan keamanan.

“Selama di Polres perlakuannya baik. Saya dikasih makan, tidak ada masalah. Itu untuk pengamanan saja supaya warga tidak salah paham,” katanya.

Ia berharap masyarakat tidak lagi salah menilai dirinya setelah fakta mulai terungkap. Evan juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

“Saya dijebak sama pelaku. Untuk keluarga almarhum, semoga diberi ketabahan dan keikhlasan,” tuturnya.

Polisi hingga kini masih mendalami penyidikan untuk mengungkap motif serta memastikan peran setiap pelaku dalam tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa tersebut.

 

 

 

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut