Kaum Hawa Wajib Baca, Ini Kebiasan Bermake-up yang Bahayakan Kesehatan

Riant Subekti/Net Cirebon
.
Rabu, 21 September 2022 | 12:13 WIB
Hindari Bermake-up Seperti Ini, Kalau Tidak Mau Kesehatan Anda Terganggu ( Foto : Istimewa)

JAKARTA, iNewsCirebon.id - Banyak kaum hawa merasa tidak afdol kalau tidak memakai makeup, terutama mereka yang bergelut dengan dunia hiburan. 

Namun tahukah anda,dalam mengenakan makeup sendiri terdapat potensi bahaya pada kesehatan tubuh. 

Menurut ahli dokter mata di Inggris, Valarie Jerome dari Valarie Jerome Optometrists dan makeup artist, Saffron Hughes memiliki potensi bahaya, salah satunya bisa membahayakan mata karena memicu terjadinya kerusakan jangka panjang pada kesehatan mata dan kulit.

Penasaran kan? Yuk simak lima kebiasaan makeup yang membahayakan kesehatan mata dan kulit di bawah ini, sebagaimana dilansir dari The Sun, Rabu (21/9/2022)

1. Tidak cuci tangan

Mengaplikasikan makeup tanpa cuci tangan terlebih dahulu adalah kesalahan besar. Tangan membawa banyak kuman yang bisa dengan mudah berpindah ke wajah atau alat makeup. Saffron menyarankan untuk membersihkan tangan secara menyeluruh selama 20 detik sebelum mengaplikasikan makeup, terutama jika menggunakan jari untuk menepuk produk seperti concealer. Aturan ini berlaku kapan saja ketika tangan harus bersentuhan dengan kulit wajah baik itu mengoleskan pelembab atau makeup.

2. Lupa membersihkan kuas makeup

Tidak menjaga kebersihan kuas make-up dapat menimbulkan bahaya terutama ke area mata. Selain itu, kotoran dari kuas dapat menyebabkan jerawat dan iritasi kulit dan mata loh! Kuas makeup adalah tempat berkembang biaknya bakteri dan kotoran. Ketika akan merias wajah menggunakan eyeshadow atau kuas eyeliner yang tidak dicuci, ini bisa menyebarkan bakteri ke bulu mata dan berpotensi membahayakan mata yang dapat menyumbat kelenjar mata dan dapat menyebabkan infeksi. Makanya, jangan lupa membersihkan kuas make-up secara teratur seminggu sekali, bahkan akan jauh lebih baik untuk membersihkannya setiap hari untuk menghilangkan penumpukan bakteri secara optimal

Editor : Miftahudin
Bagikan Artikel Ini