CIREBON, iNewsCirebon.id – Aktivitas ekonomi kreatif dan pelayanan publik menjadi penopang utama geliat ruang publik di Cirebon menjelang akhir November. Pada momentum perayaan tahunannya, pusat perbelanjaan terbesar di Ciayumajakuning memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas fungsi kawasan menjadi ruang interaksi masyarakat yang lebih inklusif.
Transformasi fasilitas dilakukan melalui penyegaran bioskop menjadi Grage XXI, kehadiran tenant gaya hidup baru seperti SOVIA Jewelry dan MIMO SOO, serta perluasan area bermain keluarga Beebeeland. Pembaruan ini menjadi strategi meningkatkan kualitas layanan dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Beragam kegiatan komunitas juga mewarnai area publik Taman Parkir Barat, dari festival kuliner, gelaran musik 90-an, hingga hiburan rakyat bersama artis Pantura Dian Anic. Aktivitas ini diproyeksikan menggerakkan ekonomi kreatif dan memperluas ruang rekreasi warga.
Layanan publik turut menjadi perhatian dengan dibukanya layanan pembuatan paspor oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon selama tiga hari. Fasilitas ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengurus dokumen perjalanan sambil beraktivitas di ruang publik.
Sektor budaya mendapat porsi khusus melalui Cirebon Batik Festival yang digelar 29–30 November. Festival ini memamerkan karya pengrajin lokal dan menjadi ajang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal kekayaan batik Cirebon, sekaligus mendorong UMKM kriya sebagai bagian penting dari ekonomi kreatif daerah.
Dari sisi keberlanjutan, ratusan relawan TNI, Polri, dan komunitas menggelar aksi bersih Sungai Cigujeg pada 23 November sebagai bentuk kepedulian lingkungan dalam mendukung pengembangan ruang publik yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Direktur PT. Multipratama Indahraya – Grage Mall Cirebon, Ir. Trisnahadi Darga, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tahun ini dirancang untuk memperluas fungsi pusat keramaian menjadi ruang publik yang hidup.
“Kami ingin kawasan ini menjadi tempat masyarakat berkumpul, menikmati hiburan, mengakses layanan publik, sekaligus merayakan budaya lokal. Transformasi ini bagian dari komitmen kami menjadikan ruang publik lebih inklusif dan bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
